Tuesday, April 15, 2014

Aktualisasi Diri


                Tujuan hidup saya adalah dapat membuat keluarga bangga atas apa yang dapat saya capai, ingin sekali membahagiakan kedua orang tua, dapat menjadi seorang perempuan yang  menjadi inspirasi bagi orang lain, bisa menyelesaikan studi dengan baik dan pada waktu yang tepat, dan setelah semua itu tercapai saya ingin menjadi seorang yang dapat meraih kesuksesan di dunia maupun di akhirat.

            Mengenai cita-cita, banyak sekali yang saya cita-citakan semenjak duduk di bangku sekolah dasar, tetapi cita-cita itu terus berganti seiring berjalannya waktu seperti awalnya saya ingin menjadi seorang dokter, lalu berubah ingin menjadi pengusaha yang mempunyai mall besar, ingin mendirikan sebuah masjid yang bernuansa biru, ingin memiliki butik, pernah pula saya bercita-cita menjadi seorang psikolog yang terkenal dan muncul di layar televisi, bercita-cita ingin menjadi sutradara hebat, kemudian saat sekolah semester akhir bercita-cita ingin kuliah jurusan sosiologi dan menjadi seorang sosiolog yang berkecimpung di dalam dunia politik. Namun, sepertinya takdir tidak mengarahkan pada salah satupun cita-cita yang pernah saya impikan. Karena pada saat ini saya sedang menjalani kuliah di jurusan akuntansi, maka cita-citapun berubah lagi ingin menjadi akuntan yang dapat bekerja di perusahaan besar, mendapatkan gaji tinggi, menabung sampai bisa mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya, dan setelah itu menjadi pengusaha sebagai pekerjaan sampingan. Memulai kuliah di Universitas Gunadarma dengan jurusan Akuntansi ini saya harap dapat mengantarkan pada cita-cita akhir, karena jurusan akuntansi ini menurut saya memang sudah tepat untuk menjadikan saya seorang akuntan.

            Untuk menggapai cita-cita tentunya saya memiliki faktor pendorong dan penghambat. Faktor pendorong yang saya dapatkan adalah motivasi dari keluarga, do’a yang terus dipanjatkan oleh orang tua, semangat yang diberikan oleh para kerabat, nilai semester awal yang lumayan memuaskan, dan berontakan motivasi dari dalam diri sendiri. Sedangkan faktor penghambat cita-cita saya adalah ketika rasa malas mulai menggelendoti saat ingin menyelesaikan tugas dengan segera, kurangnya rasa percaya diri untuk bertanya dan/ atau menjawab pertanyaan saat di kelas, terlalu santai dalam hampir segala hal, dan sepertinya saya agak takut menjadi orang dewasa yang selalu sibuk dengan pekerjaan kantor yang selalu bertambah di meja kerja.

            Nama saya Ana Mufidah memiliki banyak kekurangan, tetapi juga mempunyai kelebihan yang ada di dalam diri. Kekurangan saya yaitu terlalu manja sehingga terlalu mengandalkan orang lain, sulit melakukan sesuatu sendiri, tidak bisa jauh dari mama, kalau mencari sesuatu selalu mulut dulu yang berkata sebelum mata mencari, agak cuek dengan lingkungan, tetapi di sisi lain saya terlalu memikirkan opini dari orang lain. Egois, ingin selalu enaknya sendiri, malas mencatat dan selalu menganggap dapat mengingat segala yang diajarkan tanpa perlu mencatat. Cepat bosan dengan suatu hal, dan dulu saya orang yang sangat cengeng, tapi sekarang sudah mulai mengurangi sifat itu. Kalau kelebihan, mudah bersosialisasi, tidak cepat menyerah, apabila ingin sesuatu saya harus mencari segala cara untuk mewujudkannya kelebihan tersebut sangat membantu saya saat mengerjakan tugas yang sulit untuk dijawab, menyukai pelajaran matematika kecuali  logaritma juga saya anggap menjadi kelebihan karena banyak sekali orang yang tidak menyukai pelajaran matematika. Semoga saya bisa lebih mengembangkan diri supaya dapat mudah menggapai cita-cita dan tujuan hidup saya.

            

No comments:

Post a Comment