Etika
Menulis di Media Internet
Abstrak
Tulisan
tentang etika menulis yang baik dan benar di media Internet ini bertujuan agar
pembaca dapat memahami dengan jelas apa yang sebenarnya kita sampaikan dan
juga saat kita mematuhi etika-etika menulis diharapkan tidak ada
lagi pihak-pihak yang salah paham atau bahkan sampai bertikai saat menanggapi
tulisan yang kita buat.
Etika
yang saya maksud yaitu seperti, menjaga nama baik diri sendiri, menulis secara
faktual, menggunakan inisial dan bukti otentik, penentuan kata kunci yang
tepat, jangan menulis kata-kata yang mengandung unsur SARA, dan sebagainya.
Selain
etika menulis, saya juga akan menjelaskan cara-cara menulis yang baik dan benar
yaitu menggunakan bahasa yang baik dan benar, jangan menulis menggunakan huruf
kapital, menulislah dengan menggunakan EYD, dan jangan menulis hal-hal yang
mengandung unsur SARA.
Pendahuluan
Seiring
dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, pemuda masa kini menulis
kisah pribadinya sudah tidak hanya menggunakan sebuah buku kecil yang biasa
kita sebut buku diary, tetapi sudah menggunakan media-media di
Internet seperti facebook, twitter, path, dan semacamnya.
Kita
memang boleh saja menuliskan apa saja yang ada di pikiran kita pada suatu media
Internet, tetapi akan lebih baik apabila saat menulis kita memerhatikan
cara-cara dan etika menulis di media Internet itu sendiri, agar si pembaca
merasa tertarik untuk membaca tulisan Anda. Lebih dari itu, saat menulis
sebenarnya bukan hanya kesan menarik yang kita harapkan dari pembaca, tetapi
sedikit banyak kita juga mengharapkan bahwa apa yang kita tulis dapat
bermanfaat bagi pembaca. Maka pada tulisan kali ini saya akan menjelaskan apa
saja etika yang harus diperhatikan oleh seorang penulis saat akan
mem-publikasi-kan karya yang akan dibuat.
Landasan Teori
1. Menurut Gebhardt
dan Dawn Rodrigues (1989: 1) writing is one of the most important things you do
in college. Menulis merupakan salah satu hal paling penting yang kamu lakukan
di sekolah.
2. Menurut Djago
Tarigan dalam Elina Syarif, Zulkarnaini, Sumarno (2009: 5) menulis berarti
mengekspresikan secara tertulis gagasan, ide, pendapat, atau pikiran
dan perasaan. Lado dalam Elina Syarif, Zulkarnaini, Sumarno (2009: 5) juga
mengungkapkan pendapatnya mengenai menulis yaitu: meletakkan simbol grafis yang
mewakili bahasa yang dimengerti orang lain.
3. Menurut Heaton
dalam St. Y. Slamet (2008: 141) menulis merupakan keterampilan yang sukar dan
kompleks.
4. Menurut Henry
Guntur Tarigan (1986: 15) menyatakan bahwa menulis dapat diartikan sebagai
kegiatan menuangkan ide/gagasan dengan menggunakan bahasa tulis sebagai media
penyampai.
5. Menurut Barli
Bram (2002: 7) in principle, to write means to try to produce or reproduce
writen message. Barli Bram mengartikan menulis sebagai suatu usaha untuk
membuat atau mereka ulang tulisan yang sudah ada.
Pembahasan
Menulis merupakan salah satu cara mengungkapkan ekspresi
yang kita rasakan ketika bibir kita tak sanggup berucap. Saat berbicara
biasanya kita lebih spontan dalam mengekspresikan apa yang ada dipikiran kita,
sedangkan saat menulis kita lebih mempunyai waktu untuk berpikir.
Sebelum Anda menulis sesuatu yang akan dipublikasikan
alangkah baiknya apabila Anda mempelajari hal-hal dasar yang akan membantu
terciptanya sebuah tulisan yang berkualitas. Semua orang bisa menulis apapun
yang diinginkan, tetapi tidak semua orang menulis dengan memerhatikan etika
menulis yang baik dan benar sehingga masih saja ada pihak-pihak yang bertikai
akibat dari kesalah pahaman yang ditimbulkan dari penulisan tersebut. Untuk
meminimalisir hal tersebut, maka saya akan menjelaskannya secara satu persatu.
Sebelum saya mulai memaparkan etika menulis yang baik dan
benar di media Internet, ada baiknya terlebih dahulu saya menjelaskan cara
menulis yang baik di media Internet.
Cara Menulis yang Baik:
· Gunakan
Bahasa yang Baik
Gunakanlah bahasa yang baik dan benar saat menulis di media
apapun supaya mudah dimengerti oleh para pembaca dan menimbulkan kesan yang
menarik untuk dibaca.
· Jangan
Menulis dengan Huruf Kapital
Huruf kapital yang dimaksud adalah yang ada pada setiap
huruf pada kata yang Anda tulis, karena apabila menulis dengan ‘caps lock’
aktif akan menimbulkan kesan yang tidak sopan dan terlihat seperti sedang
marah. Gunakanlah huruf kapital hanya pada tempat yang sesuai.
· Menulislah
dengan Menggunakan EYD
Biasakanlah menulis sesuai dengan Ejaan yang telah
Disempurnakan (EYD) agar mudah dipahami. Bukan hanya huruf yang perlu
diperhatikan, dalam point ini penggunaan tanda baca juga perlu
diperhatikan agar tidak mengundang kesalah pahaman saat membaca dengan intonasi
yang salah akibat tidak tepatnya peletakkan tanda baca.
· Jangan
menulis hal-hal yang Mengandung Unsur SARA
Apabila Anda menulis artikel atau apapun di media Internet,
janganlah menulis hal-hal yang mengandung unsur SARA. Karena bisa saja akan
menimbulkan pertikaian antara pihak yang satu dengan pihak yang lainnya.
Setelah saya menjelaskan cara-cara menulis yang baik dan
benar pada media khususnya media Internet, maka sekarang saya akan memaparkan
apa saja etika-etika menulis di media Intenet yang perlu Anda perhatikan dan
pahami.
Etika Menulis di Internet:
1. Jaga Nama Baik
Diri Sendiri
Jagalah nama baik Anda di Internet seperti menjaga nama baik
Anda di kehidupan nyata. Jangan membuat nama baik atau harga diri Anda jatuh
karena tulisan yang Anda buat.
2. Menulis Secara
Faktual
Tulislah artikel atau berita sesuai dengan fakta yang
terjadi, tidak perlu menambah-nambahkan hal fiksi hanya untuk menarik perhatian
pembaca. Kecuali, jika yang Anda tulis memang sebuah karya fiksi atau khayalan.
3. Menggunakan
Inisial dan Bukti Otentik
Apabila Anda menulis artikel atau berita tentang tindakan
kriminal atau semacamnya, sebaiknya hanya gunakanlah inisial untuk memaparkan
namanya. Dan sertakanlah bukti-bukti otentik agar pembaca dapat percaya dengan apa
yang Anda tulis.
4. Penentuan Kata
Kunci (Keyword) yang Tepat
Gunakanlah kata kunci (keyword) secara tepat sesuai
dengan yang Anda tulis, supaya ketika pembaca mengetik keyword pada
kotak dialog search engine tidak merasa sia-sia setelah membuka
tulisan yang Anda buat pada media Internet, karena si pembaca benar-benar
menemukan apa yang dicari.
5. Jangan Menulis
Kata-kata yang Mengandung SARA
Sekali lagi saya tekankan bahwa jangan menulis kata-kata
yang mengandung unsur SARA di media Internet, karena akan mengundang perdebatan
pada pihak yang tersinggung saat membaca tulisan Anda di media Internet.
6. Menggunakan
Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar
Gunakanlah bahasa Indonesia yang baik dan benar saat Anda
membuat tulisan, agar mudah dipahami oleh pembaca.
7. Jangan Melakukan
Tindakan Plagiat
Jika Anda ingin mengambil karya tulis orang lain di
Internet, suatu kewajiban untuk Anda agar mencantumkan sumber data yang Anda
ambil. Bersikaplah menghargai karya-karya orang lain dengan cara tidak
sembarangan copy dan paste karya lain lalu
menjadikannya hak milik Anda.
8. Perhatikan
Tulisan Sebelum Melakukan Posting
Perhatikan dan periksalah kembali semua yang Anda tulis
sebelum melakukan posting ke media Internet untuk meminimalisir
segala bentuk kesalahan yang tidak disengaja.
Kesimpulan
Selain
di media cetak, etika menulis juga perlu diterapkan saat Anda menulis di media
elektronik seperti Internet. Walaupun biasa disebut sebagai ‘dunia maya’ ,
tetapi jangan anggap sepele kode etik pada media Internet karena sesuatu yang
terjadi di media Internet bisa saja memengaruhi kehidupan nyata kita. Maka dari
itu, perhatikanlah cara-cara menulis dan juga etika menulis di media Internet.
Supaya tulisan Anda tidak hanya sekedar terlihat menarik tetapi juga
berkualitas untuk menambah pengetahuan. Dan senantiasalah dalam memerhatikan
etika menulis di media Internet supaya tidak ada pihak-pihak yang dirugikan
akibat adanya kesalahan yang terjadi pada tulisan Anda.
Sumber