Wednesday, November 27, 2013

Pengaruh Lampu Saat Tidur

Bahaya Tidur dengan Lampu Menyala

Banyak anggapan yang mengatakan bahwa tidur dengan lampu padam jauh lebih nyenyak. Namun ternyata lebih dari itu, tidur dengan lampu mati sangat baik buat kesehatan tubuh dan bisa mencegah beberapa penyakit serius seperti kanker payudara dan kanker prostat.

Tidur malam dalam kamar yang gelap benar-benar bermanfaat buat tubuh. Ahli biologi Joan Robert mengatakan tubuh baru bisa memproduksi hormon melatonin ketika tidak ada cahaya. Hormon ini adalah salah satu hormon kekebalan tubuh yang mampu memerangi dan mencegah berbagai penyakit termasuk kanker payudara dan kanker prostat.

Sayangnya, hormon melatonin ini tidak akan muncul jika orang tidur malam hari dengan lampu menyala. Adanya cahaya atau sinar membuat produksi hormon melatonin akan berhenti. Dengan mematikan lampu ketika tidur malam hari, bukan hanya menghemat energi tapi juga meningkatkan kesehatan tubuh. Maka itu tidur malam sambil nonton TV juga sangat tidak disarankan.

Praktisi kesehatan lainnya, Lynne Eldridge M.D yang juga penulis buku 'Avoiding Cancer One Day At A Time' juga menuliskan perempuan buta 80 persen lebih kecil terkena risiko kanker payudara dibanding rata-rata perempuan lain. Diduga faktor hormon melatonin yang banyak ditubuhnya karena penglihatan yang gelap membuatnya punya daya tahan tubuh yang lebih tinggi.

Pentingnya tidur malam hari dengan mematikan lampu baru-baru ini juga diteliti oleh para ilmuwan dari Inggris dan Israel. Peneliti menemukan ketika cahaya dihidupkan pada malam hari, bisa memicu ekspresi berlebihan dari sel-sel yang dikaitkan dengan pembentukan sel kanker. Para ilmuwan mengklaim jika seseorang terbangun di malam hari dan menyalakan lampu selama beberapa detik, maka bisa menyebabkan perubahan biologis yang mungkin mengarah ke kanker.

Jika pada penelitian sebelumnya tidur malam dengan lampu terang dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker payudara dan kanker prostat. Maka pada penelitian terbaru ini menunjukkan paparan jangka pendek juga bisa dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker.

"Orang-orang yang bangun di malam hari disarankan untuk tidak menyalakan lampu. Kami percaya bahwa setiap kali menyalakan cahaya buatan pada malam hari akan memiliki dampak pada jam biologis tubuh, karena ini adalah mekanisme yang sensitif," ujar Dr Rachel Ben-Sclomo dari University of Haifa, seperti dikutip detikhealth.

Dr Rachel menambahkan bahwa ini adalah temuan terbaru dan masih sebatas penelitian pendahuluan. Namun kini ia dan tim tengah menganalisa wilayah ini secara lebih mendetail. Hasil ini juga telah dilaporkan dalam jurnal Cancer Genetics and Cytogenetics.


Manfaat Lampu Gelap Saat Tidur

Malam yang gelap diam-diam berkolaborasi dengan tubuh. Hanya dalam keadaan yang benar-benar gelap tubuh menghasilkan Melantonin, salah satu hormon dalam sistem kekebalan yang mampu memerangi dan mencegah berbagai penyakit termasuk kanker payudara dan kanker prostat. Sebaliknya, tidur dengan lampu menyala di malam hari, sekecil apapun sinarnya menyebabkan produksi hormon melantonin terhenti.

Biolog Joan Roberts menemukan rahasia ini setelah melakukan percobaan pada hewan. Ketika hewan diberi cahaya buatan pada malam Hari, melantoninnya menurun dan sistem kekebalan tubuhnya melemah. Rupanya, cahaya Lampu seperti juga TV menyebabkan hormon menjadi sangat lelah. Oleh karena itu, selain menghemat energi dengan mematikan lampu ketika tidur merupakan cara alami untuk meningkatkan kesehatan tubuh.

Jenis-jenis gangguan tidur yang dapat dialami oleh siapa saja antara lain adalah:

1.       Jet-lag. Adanya perubahan waktu antara siang dan malam yang mendadak akibat perjalanan dengan pesawat terbang. Ini bisa mengganggu irama sirkadian tubuh manusia.

2.       Kafein, nikotin, alkohol. Kafein nikotin yang terlampau banyak dapat menimbulkan kesulitan untuk tidur. Kondisi ini sering dialami oleh peminum kopi, perokok, dan pencandu alkohol.

3.       Faktor lingkungan. Dentuman suara musik yang keras, suara pabrik yang berisik, tidur dengan lampu yang menyala terang, akan menyebabkan tidur seseorang menjadi terganggu.

Penyebab gangguan tidur pada perempuan adalah:

·         Stres psikis. Ada anggota keluarga yang meninggal dunia, menghadapi ujian, kecelakaan lalu lintas, putus cinta, dan lain-lain. Secara statistik, 34% kaum perempuan sering mengalami hal ini dibanding 22% pada laki-laki. Kemungkinan karena perempuan lebih sensitif.

·         Gangguan mitra tidur. Kurang lebih 17% perempuan mengeluh sulit tidur karena mitra tidurnya memiliki kebiasaan mendengkur dan hanya 5% laki-laki mengeluhkan penyebab serupa.

·         Pekerja malam, perawat rumah sakit, penjaga malam, buruh pabrik. Mereka yang bekerja pada malam hari ternyata lebih sering mengalami gangguan tidur. Para perempuan pekerja malam ini lebih sering pula mengalami gangguan siklus haid dan sukar untuk hamil.

·         Terkait dengan haid. Hormon progesteron bersifat menimbulkan rasa tenang dan rasa kantuk. Hormon progesteron akan meningkat pada masa ovulasi, yaitu kurang lebih pada hari 12-14 dari siklus haid. Beberapa perempuan akan mengalami rasa lemas dan rasa kantuk yang berlebihan.

·         Gangguan tidur mulai terjadi ketika hormon progesteron ini mulai menurun, yaitu beberapa hari menjelang datangnya haid (hari 22-28 dari siklus haid). Perempuan akan lebih sering terbangun, tidur kurang nyenyak, atau terbangun dengan perasaan yang tidak segar.

·         Masa menopause. Produksi hormon estrogen mulai menurun, membuat 30%-40% perempuan lebih sering terbangun di tengah malam karena keringat yang banyak, rasa jantung berdebar, atau timbul keluhan rasa panas di dada dan kepala.

Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi gangguan tidur antara lain adalah:

a.       Hindari makanan berkadar gula tinggi (madu, sirop), mengandung kafein (kopi, cokelat, teh), rokok, atau alkohol menjelang waktu tidur.

b.      Tidur dan bangun pada waktu yang teratur setiap hari.

c.       Gunakan tempat tidur hanya untuk hubungan intim dan tidur. Tidak untuk kegiatan lain seperti belajar, bekerja, membaca, senam, dan sebagainya.

d.      Olahraga yang teratur akan membuat tidur menjadi lebih nyenyak dan nyaman. Demikian pula bagi perempuan hamil, olahraga dapat mengurangi kejadian kram di tungkai bawah.

e.      Biasakan tidur dalam suasana gelap tanpa lampu menyala.

f.        Shalat/berdoa.

g.       Jangan gunakan obat tidur karena dapat menimbulkan efek samping seperti gangguan ingatan, kurang waspada, sering ngompol dan sakit kepala.

h.      Konsultasi ke dokter, mungkin dokter perlu memberikan nasihat atau obat-obat tertentu seperti melatonin, hormon estrogen, dan sebagainya.


Sumber:

Lirik Lagu

Jason Mraz
“I Won’t Give Up”

When I look into your eyes
It's like watching the night sky
Or a beautiful sunrise
There so much they hold

And just like them old stars
I see that you've come so far
To be right where you are
How old is your soul?

I won't give up on us
Even if the skies get rough
I'm giving you all my love
I'm still looking up

And when you're needing your space
To do some navigating
I'll be here patiently waiting
To see what you find

Cause even the stars they burn
Some even fall to the earth
We got a lot to learn
God knows we're worth it
No I won't give up

I don't wanna be someone who walks away so easily
I'm here to stay and make the difference that I can make

Our differences they do a lot to teach us how to use
The tools, the skills we've got yeah we got a lot at stake

And in the end, you're still my friend at least we didn't tend
For us to work we didn't break, we didn't burn
We had to learn how to bend without the world caving in
I had to learn what I got, and what I'm not
And who I am

I won't give up on us
Even if the skies get rough
I'm giving you all my love
I'm still looking up... still looking up...

I won't give up on us
God knows I'm tough, He knows
We got a lot to learn
God knows we're worth it

I won't give up on us
Even if the skies get rough
I'm giving you all my love
I'm still looking up


Cerita Misteri

Sosok Misterius
Oleh Ana Mufidah

            Hari itu malam Selasa, angin berhembus kencang sekali dan air pun menghantam sangat deras mengguyur daerah perumahan Asri Wangi. “Hari ini kan malam Selasa bukan malam Jum’at kliwon tapi kenapa suasana malam ini sangat menyeramkan?” terdengar sayup-sayup keluhan seorang gadis remaja.

            Waktu sudah menunjukkan larut malam, tapi tak sedikitpun rasa kantuk memberatkan mata untuk beranjak tidur. Gadis itu malah mendekat ke arah jendela kamarnya yang berada di lantai 2. Menerawang gelapnya perumahan yang diselimuti awan hitam berbumbu derasnya hujan, melihat ke kanan lalu ke kiri, melihat ke bawah lalu ke depan. Dengan seketika muncullah sekelibat redup-redup cahaya putih yang berlalu sangat cepat menuju rumah  seberang.

            “Hah? Sosok apa yang baru saja aku lihat di seberang sana?” tersentak kaget.

            Bulu kudukpun mulai berdiri serentak, bagai pasukan tentara yang terbangun mendengar bunyi alarm , ya gadis itu mulai merinding setelah melihat penampakan yang tidak diduganya sama sekali.

            “Aku harus tidur sekarang juga!! Tapi bagaimana kalau sosok itu ternyata tiba-tiba sudah berada di kamarku? Bagaimana caraku untuk menyelamatkan diri kalau nanti terjadi apa-apa? Tapi kalau aku tidak tidur aku juga takut makhluk itu membayang-bayangi pikiranku.” Saut-menyaut perkataan dalam hatinya.

            Berusaha menenangkan pikiran, akhirnya gadis itu mendengarkan lagu dari gadget miliknya. Terlalu larut dalam buaian lagu yang didengarnya, maka gadis itupun tertidur lelap.

Dentangan jam bersautan dangan gemuruh suara petir yang mulai bergesekan di langit. Hujanpun belum kunjung reda, jalan-jalan di sekitar perumahan sudah penuh dengan genangan air yang hampir-hampir menjadi tempat berendam bagi hewan-hewan kecil di tepian jalan.

“Teng tong toong teng…teng teng tong teng… waktu menunjukkan pukul 2” terdengar bunyi jam dari lantai satu.

“Aaaahhh janngaaannnn!!!!!” teriakan gadis itu saat terbangun dari tidurnya.

“Alhamdulillah, ternyata hanya mimpi. Mimpi itu terlihat sangat nyata, ah mungkin aku terlalu memikirkan sosok misterius itu. Dan……..pantas saja aku mimpi buruk, ternyata aku lupa berdo’a bahkan music playerku pun masih nyala. Lebih baik aku cepat-cepat berdo’a lalu kembali tidur” Menenangkan diri lalu mencoba untuk melelapkan tidur kembali.

Mentari pagi mulai menyinari alam yang semalaman penuh telah diselimuti awan hitam. Burung-burung berkicauan merdu seolah menyambut datangnya pagi yang cerah ini. Gadis cantik itupun berangkat ke sekolahnya dan berusaha keras melupakan segala hal yang terjadi pada malam itu.

Saat tiba di sekolahnya, sang gadis pun mendengar sekelibat percakapan teman sekomplek perumahannya yang ternyata membicarakan sosok misterius yang juga dilihatnya semalam.

“Ternyata bukan aku saja yang melihat sosok misterius itu. Lalu makhluk apa yang menghampiri rumah kosong di seberang rumahku semalam?” bisiknya dalam hati.

Usahanya untuk melupakan sosok misterius itu seketika gagal setelah mendengar percakapan temannya. Sosok misterius itu masih menghantui pikirannya dan membuat cabang-cabang pikiran yang mengganggu fokusnya.



Tuesday, November 26, 2013

Manajemen Keuangan

Pendahuluan

Manajemen keuangan adalah suatu kegiatan perencanaan, penganggaran, pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian, pencarian dan penyimpanan dana yang dimiliki oleh suatu organisasi atau perusahaan.

Seorang manajer keuangan dalam suatu perusahaan harus mengetahui bagaimana mengelola segala unsur dan segi keuangan, hal ini wajib dilakukan karena keuangan merupakan salah satu fungsi penting dalam mencapai tujuan perusahaan.

Unsur manajemen keuangan harus diketahui oleh seorang manajer. Misalkan saja seorang manajer keuangan tidak mengetahui apa-apa saja yang menjadi unsur-unsur manajemen keuangan, maka akan muncul kesulitan dalam menjalankan suatu perusahaan tersebut.

Sebab itu, seorang manajer keuangan harus mampu mengetahui segala aktivitas manajemen keuangan, khususnya penganalisisan sumber dana dan penggunaannya untuk merealisasikan keuntungan maksimum bagi perusahaan tersebut. Seorang manajer keuangan harus memahami arus peredaran uang baik eksternal maupun internal.

Landasan Teori

1.       Menurut Liefman
Manajemen Keuangan merupakan usaha untuk menyediakan uang dan menggunakan uang untuk mendapat atau memperoleh aktiva.

2.       Menurut Depdiknas
Manajemen keuangan merupakan tindakan pengurusan/ketatausahaan keuangan yang meliputi pencatatan, perencanaan, pelaksanaan, pertanggungjawaban dan pelaporan.

3.       Menurut Agus Sartono
Manajemen keuangan dapat diartikan sebagai manajemen dana baik yang berkaitan dengan pengalokasian dana dalam berbagai bentuk investasi secara efektif maupun usaha pengumpulan dana untuk pembiayaan investasi atau pembelanjaan secara efisien. (2001:6)

4.       Menurut JF Bradley
Manajemen keuangan adalah bidang manajemen bisnis yang ditujukan untuk penggunaan model secara bijaksana & seleksi yang seksama dari sumber modal untuk memungkinkan unit pengeluaran untuk bergerak ke arah mencapai tujuannya.

5.       Menurut Brigham dan Houston yang diterjemahkan oleh Dodo, H. Dan Herman, W.
“Manajemen keuangan merupakan bidang yang terluas dari tiga bidang keuangan, dan memiliki kesempatan karir yang sangat luas”

6.       Menurut Weston dan Copeland yang diterjemahkan oleh Jaka, W. dan Kirbrandoko
Yaitu sebagai berikut: “Manajemen keuangan dapat dirumuskan oleh fungsi dan tanggung jawab para manajer keuangan. Fungsi pokok manajemen keuangan antara lain menyangkut keputusan tentang penanaman modal, pembiayaan kegiatan usaha dan pembagian deviden pada suatu perusahaan”

Pembahasan

Pengertian Manajemen Keuangan

            Manajemen keuangan adalah suatu kegiatan perencanaan, penganggaran, pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian, pencarian dan penyimpanan dana yang dimiliki oleh suatu organisasi atau perusahaan.

Tiga Aktivitas (Fungsi) Utama Manajemen Keuangan

a.      Allocation of funds (aktivitas penggunaan dana)
yaitu aktivitas untuk menginvestasikan dana pada berbagai aktiva. Alokasi dana berbentuk:
-          Financial assets (aktiva finansial) yaitu selembar kertas berharga yang mempunyai nilai pasar karena mempunyai hak memperoleh penghasilan, misalnya: saham, sertifikat deposito, atau obligasi.
-          Real assets (aktiva riil) yaitu aktiva nyata, misalnya: tanah, bangunan, peralatan.

b.      Raising of funds (aktivitas perolehan dana)
yaitu aktivitas untuk mendapatkan sumber dana baik dari sumber internal perusahaan maupun sumber eksternal perusahaan, termasuk juga politik dividen. Sumber dana pada perusahaan secara keseluruhan.

c.       Manajemen assets (aktivitas pengelolaan aktiva)
yaitu setelah dana diperoleh dan dialokasikan dalam bentuk aktiva-aktiva, harus dikelola seefisien mungkin.

Fungsi Manajeman Keuangan

Berikut ini adalah penjelasan singkat dari fungsi Manajemen Keuangan :

a)      Perencanaan Keuangan, membuat rencana pemasukan dan pengeluaraan serta kegiatan-kegiatan lainnya untuk periode tertentu.
b)      Penganggaran Keuangan, tindak lanjut dari perencanaan keuangan dengan membuat detail pengeluaran dan pemasukan.
c)      Pengelolaan Keuangan, menggunakan dana perusahaan untuk memaksimalkan dana yang ada dengan berbagai cara.
d)      Pencarian Keuangan, mencari dan mengeksploitasi sumber dana yang ada untuk operasional kegiatan perusahaan.
e)      Penyimpanan Keuangan, mengumpulkan dana perusahaan serta menyimpan dan mengamankan dana tersebut.
f)       Pengendalian Keuangan, melakukan evaluasi serta perbaikan atas keuangan dan sistem keuangan pada perusahaan.
g)      Pemeriksaan Keuangan, melakukan audit internal atas keuangan perusahaan yang ada agar tidak terjadi penyimpangan.
h)      Pelaporan Keuangan, penyediaan informasi tentang kondisi keuangan perusahaan sekaligus sebagai bahan evaluasi

Fungsi Manajer Keuangan

Fungsi manajer keuangan meliputi hal-hal sebagai berikut :

a.      Melakukan pengawasan atas biaya

b.      Menetapkan kebijaksanaan harga

c.       Meramalkan laba yang akan datang

d.      Mengukur atau menjajaki biaya modal kerja

Keputusan yang Diambil Manajemen Keuangan

Ada tiga keputusan yang diambil manajemn keuangan yaitu keputusan investasi, keputusan pendanaan, dan keputusan mengenai dividen. Kegiatan mencari alternatif sumber dana menimbulkan adanya arus kas masuk, sementara kegiatan mengalokasikan dana dan pembayaran dividen menimbulkan arus kas keluar, maka manajemen keuangan sering disebut manajemen aliran (arus) kas.

Keterangan lebih lanjut dari masing-masing keputusan sebagai berikut: (Van Horne)

1.      Financing dicision (keputusan pendanaan atau pembelanjaan pasif)
Implementasi dari rasing of funds, meliputi besarnya dana, jangka waktu penggunaan, asalnya dana, serta persyaratan-persyaratan yang timbul karena penarikan dana tersebut.
Hasil financing dicision tercermin di sebelah kanan dari neraca.
Raising of funds bisa diperoleh dari internal (modal sendiri) meliputi: saham preferen, saham biasa, laba ditahan dan cadangan, maupun eksternal (modal asing) jangka pendek maupun jangka panjang. Sumber dana jangka pendek, misalnya utang dagang (trade payable atau open account), utang wesel (notes payable), utang gaji, dan utang pajak. Sumber dana jangka panjang misalnya, utang bank, dan obligasi.

2.      Investmenf Dicision (keputusan investasi atau pembelanjaan aktif)
Implementasi dari allocation off funds.
Allocation of funds bisa dalam jangka pendek dalam bentuk working capital, berupa aktiva lancar atau jangka panjang dalam bentuk capital investment, berupa aktiva tetap.
Tercermin di sisi aktiva (kiri) sebuah neraca. Komposisi aktiva harus ditetapkan misalnya berapa aktiva total yang dialokasikan untuk kas atau persediaan, aktiva yang secara ekonomis tidak dapat dipertahankan harus dikurangi, dihilangkan atau diganti.

3.      Dividen Policy (keputusan mengenai dividen)
Berhubungan dengan penentuan prosentase dari keuntungan neto yang akan dibayarkan sebagai cash dividend.
Penentuan stock dividen dan pembelian kembali saham.

Tanggung Jawab Staf Keuangan

Tugas staf keuangan adalah mendapatkan dan mengoperasikan sumber-sumber daya sehinggadapat memaksimalkan nilai perusahaan dengan berbagai aktivitas (Brigham & Houston: 2006, 18) yaitu:

1.      Peramalan dan perencanaan yaitu, mengkoordinasi proses perencanaan yang akan membentuk masa depan perusahaan.

2.      Keputusan-keputusan investasi dan pendanaan yaitu, membantu menentukan tingkat penjualan perusahaan yang optimal, memutusakan aset spesifik yang harus diperoleh, dan memilih cara terbaik untuk mendanai aset.

3.      Koordinasi dan control yaitu, berinteraksi dengan karyawan-karyawan lain untuk memastikan bahwa perusahaan telah beroperasi se-efisien mungkin.

4.      Berinteraksi dengan pasar keuangan yaitu, berinteraksi untuk mendapatkan atau menanamkan dana perusahaan.

5.      Manajemen risiko yaitu, bertanggung jawab untuk program manajemen risiko secara keseluruhan termasuk mengidentifiksi risiko dan kemudian mengelolanya secara efisien.

Tujuan Manajemen Keuangan

Tujuan manajemen keuangan adalah untuk memaksimalkan nilai perusahaan. Dengan demikian, apabila suatu saat perusahaan dijual, maka harganya dapat ditetapkan setinggi mungkin. Seorang manajer juga harus mampu menekan arus peredaran uang agar terhindar dari tindakan yang tidak diinginkan.
Analisis Sumber Dana dan Penggunaannya

Analisis sumber dana atau analisis dana merupakan hal yang sangat penting bagi manajer keuangan. Analisis ini bermanfaat untuk mengetahui bagaimana dana digunakan dan asal perolehan dana tersebut. Suatu laporan yang menggambarkan asal sumber dana dan penggunaan dana. Alat analisis yang bisa digunakan untuk mengetahui kondisi dan prestasi keuangan perusahaan adalah analisis rasio dan proporsional.

Langkah pertama dalam analisis sumber dan penggunaan dana adalah laporan perubahan yang disusun atas dasar dua neraca untuk dua waktu. Laporan tersebut menggambarkan perubahan dari masing-masing elemen tersebut yang mencerminkan adanya sumber atau penggunaan dana.

Pada umumnya rasio keuangan yang dihitung bisa dikelompokkan menjadi enam jenis yaitu :

1.      Rasio Likuiditas, rasio ini untuk mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban finansial jangka pendeknya.

2.      Rasio Leverage, rasio ini digunakan untuk mengukur seberapa banyak dana yang di-supply oleh pemilik perusahaan dalam proporsinya dengan dana yang diperoleh dari kreditur perusahaan.


3.      Rasio Aktivitas, rasio ini digunakan untuk mengukur efektivitas manajemen dalam menggunakan sumber dayanya. Semua rasio aktifitas melibatkan perbandingan antara tingkat penjualan dan investasi pada berbagai jenis harta.

4.      Rasio Profitabilitas, rasio ini digunakan untuk mengukur efektifitas manajemen yang dilihat dari laba yang dihasilkan terhadap penjualan dan investasi perusahaan.

5.      Rasio Pertumbuhan, rasio ini digunakan untuk mengukur seberapa baik perusahaan mempertahankan posisi ekonominya, pertumbuhan ekonomi, dan industri.

6.      Rasio Penilaian, rasio ini merupakan ukuran prestasi perusahaan yang paling lengkap oleh karena rasio tersebut mencemirkan kombinasi pengaruh dari rasio risiko dengan rasio hasil pengembalian.

Modal dalam perusahaan

Modal merupakan kumpulan dari barang-barang modal, yaitu semua barang yang ada dalam rumah tangga perusahaan dalam fungsi produktifnya untuk membentuk pendapatan.  Jadi, yang dimaksud dengan modal bukan hanya uang saja, tetapi termasuk juga aktiva yang ada dalam perusahaan, yang digunakan untuk menjalankan operasi perusahaannya.  

Pada hakikatnya masalah manajemen keuangan adalah menyangkut masalah keseimbangan keuangan di dalam perusahaan.

Dengan demikian manajemen keuangan berarti mengadakan keseimbangan antara aktiva dengan pasiva yang dibutuhkan beserta mencari susunan kualitatif dari aktiva dan pasiva tersebut dengan sebaik-baiknya.

Keseimbangan antara aktiva dengan pasiva ditunjukan sebagai berikut :

1.        Struktur Kekayaan (Assets Structure)
2.        Struktur Modal (Capital Structure)
3.        Struktur Keuangan (Financial Structure)

Pedoman atau aturan struktur keuangan dalam hubungan antara struktur keuangan dan struktur kekayaan adalah sebagai berikut:

1.      Struktur Keuangan Konservatif Vertical, memberikan batas keseimbangan yang harus
dipertahankan oleh suatu perusahaan mengenai besarnya modal asing dan modal sendiri
2.      Struktur Keuangan Konservatif Horizontal, memberikan batasan keseimbangan yang
harus dipertahankan oleh suatu perusahaan mengenai besarnya modal sendiri dengan besarnya aktiva tetap ditambah persediaan pengaman.

Berdasarkan asumsi bahwa, manajemen keuangan yang sehat pada suatu perusahaan seharusnya dibangun atas dasar modal sendiri. Modal sendiri adalah modal yang tahan terhadap resiko, maka aturan keuangan menetapkan bahwa besarnya modal asing dalam keadaan bagaimanapun tidak boleh melebihi besarnya modal sendiri yaitu, angka perbandingan antara jumlah modal asing dengan modal sendiri tidak boleh melebihi 1:1.

Prinsip Dasar dalam Manajemen Keuangan

1.      Risk-Return Trade Off

Prinsip ini mengatakan ‘There is a trade-off between risk and return’. Orang menyukai keuntungan tinggi dengan resiko rendah (prinsip risk aversion). Kondisi ‘hig return, low risk’ ini tidak akan tercapai karena semua orang menginginkannya (prinsip self-interest behavior). Prinsip ini mengatakan ‘jika Anda menginginkan keuntungan besar, bersiaplah untuk menanggung risiko yg besar pula atau ‘high risk, high return’

Dalam bisnis dan investasi dikenal istilah "High Risk, High Return". Istilah ini terkait dengan aksioma nomor 1 yaitu harus ada pertukaran antara resiko dan return. Maksud dari hal ini adalah apabila resiko bertambah maka return seharusnya turut bertambah. Hal ini dimaksudkan sebagai harus ada pertambahan return sebagai kompensasi dari pertambahan resiko yang akan ditanggung oleh investor. Oleh karena itu, suatu hal yang wajar apabila terdapat istilah high risk, high return. Sebagai contoh dari ilustrasi ini, gaji seorang pembalap F1 akan lebih besar dari gaji seorang pemain bulutangkis. Kenapa? karena seorang pembalap F1 memiliki resiko untuk tewas dalam arena lebih besar daripada seorang pemain bulutangkis. Sebagai pengganti resiko yang diterima maka diberikan return (dalam hal ini gaji) yang lebih besar.

2.      Time Value of Money

Prinsip ini mengatakan ‘Time has a time value’. Prinsip ini mengajarkan bahwa uang Rp. 1.000 yg kita terima hari ini tidak sama nilainya dengan uang Rp 1.000 yg kita terima bulan depan. Banyak orang tidak menyadari implikasi dari pertumbuhan majemuk (compound growth) atau bunga-berbunga pada keputusan keuangan.

Aksioma kedua mengenai nilai dari suatu uang. Uang yang Anda terima sekarang akan lebih berharga daripada  uang dengan jumlah yang sama yang akan Anda terima setahun yang akan datang. Di samping inflasi yang melanda suatu negara yang mengakibatkan nilai suatu mata uang turun, terdapat pula faktor resiko, yaitu resiko timbul karena tidak adanya kepastian (uncertainty). Kaitan dengan konsep atau aksioma kedua ini adalah apabila Anda ditawari uang dan Anda diberi pilihan akan mengambilnya sekarang atau setahun lagi dengan jumlah yang sama, akan lebih baik jika Anda mengambil pilihan untuk mengambil sekarang. Hal ini dikarenakan uang yang Anda terima sekarang sudah menjadi milik Anda, sedangkan uang yang akan Anda miliki setahun lagi belum menjadi milik Anda dan masih terdapat kemungkinan uang itu tidak menjadi milik Anda. Dari konsep kedua inilah mengapa pada setiap utang-piutang terdapat bunga (interest) yaitu sebagai pengganti resiko yang akan muncul karena ketidak mampuan untuk membayar (default).

3.      Incremental benefit (cash flow)

Prinsip ini mengatakan ‘Financial decisions are based on incremental benefit’. Prinsip ini mengajarkan bahwa, keputusan keuangan harus didasarkan pada selisih antara nilai dengan suatu alternatif dan nilai tanpa alternatif tersebut. Incremental benefit adalah keuntungan tambahan yang harus dibandingkan dengan incremental cost atau biaya tambahan.

Dalam aksioma nomor 3 telah dijelaskan bahwa satu-satunya aset yang memiliki pelaporan sendiri adalah kas. Kas sendiri dilaporkan dalam statement of cash flow dan di dalamnya terdapat bagaimana aliran kas masuk dan kas keluar. Dalam proses evaluasi keuangan, salah satu komponen yang akan dievaluasi berasal dari statement of cashflow. Bahan pertimbangan dalam evaluasi ini adalah terkait dengan opportunity cost yaitu pengorbanan yang timbul dikarenakan kita memilih salah satu pilihan. Kaitannya dengan aksioma keempat adalah menurut Martin Keown,

"Incremental Cash Flow is the difference between the cash flow if the project is taken on versus if the project is not taken on"

Hal ini terkait dengan segala konsekuensi yang akan diterima dalam pengambilan keputusan atau penolakan atas suatu proyek.

4.      Efficient Capital Market

                   Prinsip ini mengatakan ‘Capital market are efficient’. Capital market atau pasar modal yang efisien adalah pasar modal dimana harga aktiva finansial yang diperjual belikan mencerminkan seluruh informasi yang ada dan dapat menyesuaikan diri secara cepat terhadap informasi baru. Agar pasar modal dapat efisien secara informasi, pasar modal tersebut harus efisien secara operasi (operational efficiency), misal kemudahan dalam berjual-beli sekuritas.
              
              Pada pembahasan sebelumnya telah dikatakan bahwa tujuan utama dari manajemen keuangan adalah untuk memaksimumkan kesejahteraan pemegang saham. Kesejahteraan yang dimaksud di sini merupakan nilai dari saham yang dipegang oleh pemegang saham. Yang jadi pertanyaan, mengapa harga dari suatu saham dapat berubah? Hal ini dikarenakan supply and demand yang ada pada pasar. Harga terbentuk setelah mencapai titik keseimbangan (equilibrium). Dalam manajemen keuangan, harga yang terbentuk ini selalu menjadi nilai dari suatu perusahaan. Artinya penerapan dari memaksimalkan kesejahteraan pemegang saham dapat diimplementasikan dengan memfokuskan pada setiap kebijakan yang ada di perusahaan. Keputusan yang tepat akan berdampak pada kenaikan nilai dari suatu perusahaan dan sebaliknya. Oleh karena itu, jika hanya memaksimalkan profit dari perusahaan melalui metode akuntansi, tidak akan berdampak pada perubahan harga saham. Karena memaksimalkan profit melalui akuntansi adalah hal yang mudah, Anda tinggal melakukan pemotongan pada setiap beban, maka jadilah profit Anda lebih besar.

5.      Prinsip ‘Self Interest Behavior
              Prinsip ini mengatakan ‘People act in their own financial self interest’. Inti prinsip ini adalah orang akan memilih tindakan yang memberikan keuntungan (secara keuangan) yang terbaik bagi dirinya.

6.      Prinsip ‘Risk aversion’
Prinsip ini mengatakan  ‘When all else is equal, people prefer higher return and lower risk’. Inti prinsip ini adalah orang akan memilih alternatif dengan rasio keuntungan (return) dan risiko (risk) terbesar.

7.      Prinsip ‘Diversification’
Prinsip ini mengatakan ‘Diversification is beneficial’. Prinsip ini mengajarkan bahwa tindakan diversifikasi adalah menguntungkan karena dapat meningkatkan rasio antara keuntungan dan risiko.

8.      Prinsip ‘Two Sided Transactions’
Prinsip ini mengatakan ‘Each financial transaction has at least two sides’. Prinsip ini mengingatkan kita bahwa dalam mempelajari dan membuat keputusan keuangan, kita tidak hanya melihat dari sisi kita, tetapi juga mencoba melihat dari sisi lawan transaksi kita.

9.      Prinsip ‘Signating’
Prinsip ini mengatakan ‘Action convey information’. Prinsip ini mengajarkan bahwa setiap tindakan mengandung informasi.

10.  Prinsip ‘Option’
Prinsip ini mengatakan ‘Option is valuable’. Option atau opsi adalah suatu hak tanpa kewajiban untuk melalukan sesuatu. Prinsip option ini menjadi dasar pengembangan sekuritas turunan (derivative security) option yg berguna untuk melakukan hedging (tindakan pengurangan resiko). Disamping itu, prinsip option banyak membantu dalam menganalisis dan memahami pengambilan keputusan keuangan.

Kesimpulan

            Manajemen keuangan adalah suatu kegiatan perencanaan, penganggaran, pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian, pencarian, dan penyimpanan dana yang dimiliki oleh suatu organisasi atau perusahaan.

Tujuan manajemen keuangan adalah untuk memaksimalkan nilai perusahaan. Maka, apabila suatu saat perusahaan dijual, maka harganya dapat ditetapkan setinggi mungkin. Seorang manajer juga harus mampu menekan arus peredaran uang agar terhindar dari tindakan yang tidak diinginkan.

Pada hakikatnya masalah manajemen keuangan adalah menyangkut masalah keseimbangan keuangan di dalam perusahaan. Dengan demikian manajemen keuangan berarti mengadakan keseimbangan antara aktiva dengan pasiva yang dibutuhkan beserta mencari susunan kualitatif dari aktiva dan pasiva tersebut dengan sebaik-baiknya.



Sumber: