Sunday, November 15, 2015

Karangan

Definisi Karangan

Karangan adalah bentuk tulisan yang mengungkapkan pikiran dan perasaan pengarang dalam satu kesatuan tema yang utuh. Atau rangkaian hasil pemikiran atau ungkapan perasaan ke dalam bentuk tulisan yang teratur.

Macam-macam Karangan

A. Karangan Narasi
     adalah karangan yang menceritakan suatu peristiwa atau kejadian dengan tujuan agar pembaca seolah-olah mengalami kejadian yang diceritakan itu.

       Ciri-ciri Karangan Narasi

  1. Menyajikan serangkaian berita atau peristiwa
  2. Disajikan dalam urutan waktu serta kejadian yang menunjukkan peristiwa awal sampai akhir
  3. Menampilkan pelaku peristiwa atau kejadian
  4. Latar (setting) digambarkan secara hidup dan terperinci      

   Ada dua bentuk narasi, yaitu narasi sugestif dan narasi ekspositoris.

  1. Narasi Sugestif merupakan suatu rangkaian peristiwa yang disajikan sedemikian rupa sehingga merangsang daya khayal para pembaca. Menitikberatkan penggunaan kata-kata konotatif. Narasi  sugestif berupa wacana fiktif seperti dongeng, cerpen, novel, dan roman.
  2. Ekspositoris adalah bentuk karangan yang sebaliknya dari karangan narasi sugestif. Narasi   ekspositoris bersifat nonfiktif yang disajikan dengan bahasa denotatif dan tujuan utama bukan   menimbulkan daya imajinasi, melainkan menambah pengetahuan pembaca dengan pemaparan yang rasional. Narasi ekspositoris seperti sejarah, biografi, dan autobiografi.
B. Karangan Deskripsi
      adalah bentuk tulisan yang melukiskan objek yang sebenarnya dengan tujuan untuk memperluas 
      pengalaman dan pengetahuan pembaca.

     Ciri-ciri Karangan Deskripsi: 
  1. Melukiskan atau menggambarkan suatu objek tertentu
  2. Bertujuan untuk menciptakan kesan atau pengalaman pada diri pembaca agar seolah-olah mereka melihat, merasakan, mengalami atau mendengar, sendiri suatu objek yang  dideskripsikan
  3. Sifat penulisannya objektif karena selalu mengambil objek tertentu, yang dapatberupa  tempat, manusia, dan hal yang dipersonifikasikan
  4. Penulisannya dapat menggunakan cara atau metode realistis (objektif), impresionistis (subjektif), atau sikap penulis
Ada dua sikap yang dapat mempengaruhi pikiran penulis, yaitu sikap objektif dan sikap subjektif.

1. Subjektif (deskripsi realistis), sesuai dengan keadaan yang dilihatnya.
2. Objektif (deskripsi impresionistis), penulis turut menginterpretasi pandangan dirinya terhadap 
    benda yang dilukiskannya.

C. Karangan Eksposisi  
      adalah bentuk karangan yang memaparkan atau memberitahukan suatu informasi kepada          pembaca dengan tujuan memperluas wawasan pembaca tanpa ada pemaksaan.


     Ciri-ciri Karangan Eksposisi:
  1. Menjelaskan informasi agar pembaca mengetahuinya
  2. Menyatakan sesuatu yang benar-benar terjadi (data faktual)
  3. Tidak terdapat unsur mempengaruhi atau memaksakan kehendak
  4. Menunjukkan analisis atau penafsiran secara objektiterhadap fakta yang ada
  5. Menunjukkan sebuah peristiwa yang terjadi atau tentang proses kerja sesuatu
Contoh karangan eksposisi di dalam media massa seperti pembentukan informasi terkini, tips,
dan opini. 


D. Karangan Persuasi
      adalah karangan yang bertujuan untuk mempengaruhi pembaca.
    
     Ciri-ciri Karangan Persuasi:
  1. Terdapat himbauan atau ajakan
  2. Berusaha mempengaruhi pembaca 
     Tiga hal yang harus diperhatikan :
  1. Kredibilitas penulis;
  2. Kemampuan penulis menyugesti pembaca
  3. Bukti-bukti.
      Contoh : Persuasi iklan, persuasi politik, persuasi pendidikan.

E. Karangan Argumentasi
      adalah karangan yang bertujuan untuk membuktikan suatu kebenaran sehingga pembaca meyakini kebenaran itu. Pembuktian memerlukan data dan fakta yang meyakinkan.
   
      Ciri-ciri Karangan Argumentasi:

  1. Berusaha meyakinkan pembaca akan kebenaran gagasan pengarang sehingga kebenaran itu diakui oleh pembaca
  2. Pembuktian dilengkapi dengan data, fakta, grafik, tabel, gambar
  3. Dalam argumentasi pengarang berusaha mengubah sikap, pendapat atau pandangan pembaca
  4. Dalam membuktikan sesuatu, pengarang menghindarkan keterlibatan emosi dan menjauhkan subjektivitas
  5. Dalam membuktikan kebenaran pendapat pengarang, kita dapat menggunakan bermacam-macam pola pembuktian

     Terdapat tiga inti karangan argumentasi :

  1. Bagian pendahuluan yang membahas pentingnya persoalan, lalu latar belakang historis, dan penetapan secara tepat titik ketidaksepakatan yang akan diargumentasikan.
  2. Bagian tubuh argumen : pembahasan masalah dengan menyajikan fakta-fakta yang dapat diuji kebenarannya dengan cara induksi, deduksi, analogi dll.
  3. Simpulan.

Sifat-sifat Karangan


A. Karangan Ilmiah
     adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta umum yang ditulis menurut metodologi dan penulisan yang benar.

    Ciri-ciri Karangan Ilmiah:

  1. Sistematis
  2. Objektif
  3. Cermat, tepat, dan benar
  4. Tidak Persuasif
  5. Tidak emotif
    Bentuk Karangan Ilmiah:
  • Makalah
  • Usulan Penelitian
  • Skripsi, dll

B. Karangan Ilmiah Populer (Semi Ilmiah)
     adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta pribadi dan ditulis menurut metodologi penulisan yang benar.

    Ciri-ciri Karangan Ilmiah Populer:
  1. Ditulis berdasarkan fakta pribadi
  2. Fakta yang disimpulkan subjektif
  3. Gaya bahasa formal dan populer
  4. Mementingkan diri penulis
  5.  Usulan-usulan bersifat argumentatif dan persuasif
    Bentuk-bentuk Karangan Ilmiah:
  • Artikel
  • Editorial
  • Opini
  • Tips, dll

C. Karangan Nonilmiah
     adalah karangan yang menyajikan fakta pribadi tentang pengetahuan dan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari.

    Ciri-ciri Karangan Nonilmiah:

  1. Ditulis berdasarkan fakta pribadi
  2. Fakta yang disimpulkan subjektif
  3. Gaya bahasa konotatif dan populer
  4. Tidak memuat hipotesis
  5. Bersifat imajinatif
    Bentuk-bentuk Karangan Nonilmiah:

  • Dongeng
  • Cerpen
  •  Novel
  • Drama
  • Roman

Referensi:
1. Materi Power Point Bhs. Indonesia bu Rini Astuti S.I.KOM
2.http://semuapelajaransekolah.blogspot.co.id/2013/02/jenis-jenis-karangan-menurut-pengertian.html

No comments:

Post a Comment