Sunday, January 25, 2015

Koperasi yang Berhasil dan Tingkat Bunga Deposito Satu Bulan (1990-2013)


PEMBAHASAN

2.1 Beberapa kriteria koperasi sukses dapat dilihat dari :
1. Peningkatan keanggotaan perorangan.
Ada dua faktor keanggotaan yang perlu diperhatikan yaitu :
- kemampuan ekonomi,digerakkan untuk keperluan menyusun investasi, lalu
- tingkat kecerdasan anggota,merupakan penentu mutu manajemen.
2. Peningkatan modal,
merupakan salah satu indikator utama dari kemandirian koperasi.
3. Peningkatan pelayanan kepada anggota dan masyarakat.
Kriteria ini sukar dihitung secara kuantitatif. Anggota dapat merasakan efeknya dengan membandingkan sebelum dan sesudah ada koperasi. Sedangkan masyarakat dapat merasakannya melalui pelayanan yang diberikan.

Salah satu contoh koperasi yang berhasil ataupun sukses dalam pelaksanaannya adalah Koperasi Sejahtera Bersama (KSB) Bogor yang mendirikan SB Mart, Furnimart dan Mer Furniture.
Hal ini dapat kita lihat pada jaringan minimarket SB Mart bertebaran di Jawa Barat. Total hingga saat ini ada 45 gerai yang tersebar di Bandung, Bogor, hingga kawasan Puncak. Ada juga toko mebel Mer Furniture dan Furnimart yang punya sembilan toko di Depok, Kuningan, dan Bandung. Omzet usaha ini juga cukup besar. Dalam sehari, satu gerai SB Mart bisa menghasilkan Rp 8 juta. Sebulan, keseluruhan minimarket tersebut menghasilkan Rp 9,6 miliar. Begitu juga dengan sembilan toko mebel yang omzetnya bisa mencapai Rp 1,3 miliar per bulan. Sehingga dengan demikian atas keberhasilan koperasi ini maka kesejahteraan anggota bertambah dan masyarakat umum pun merasakan manfaat positif dari pelayanannya tersebut.
  
2.2  Kisah Sukses Koperasi 78

Tidak bisa di pungkiri, jika koperasi merupakan salah satu badan usaha penunjang perekonomian di Negara Indonesia. Bahkan badan usaha tersebut di bawah naungan langsung Departemen Koperasi dan Perindustrian.Koperasi sendiri berasal dari perkataan CO dan OPERATION yang mengandung arti kerjasama untuk mencapai tujuan.oleh sebab itu definisi koperasi dapat di artikan sebagai “ suatu perkumpulan yang beranggotakan orang-orang atau badan-badan yang memberikan kebebasan masuk dan keluar sebagai anggota, dengan bekerjasama secara kekeluargaan menjalankan usaha untuk mempertinggi kesejahteraan jasmaniah para anggotanya”. Dasar hukum dan pengertian dari koperasi sendiri tertuang dalam UU no 25 tahun 1992, UU yang di syahkan di Jakarta pada tanggal 21 October 1992, dan di tanda tangani oleh presiden Soeharto.

Sepertihalnya kota-kota industri di Indonesia, kota Balikpapan mempunyai begitu banyak badan usaha koperasi. Salah satunya adalah Koperasi PUSAKA 78, sebuah koperasi yang terbilang “Hidup”. Koperasi PUSAKA 78 terbentuk pada tanggal 08 juli 1978, di cetuskan oleh beberapa staff accounting yang saat itu bekerja di perusahaan Oil dan Gas bernama UNION (sekarang CHEVRON), dengan tujuan awal memenuhi segala kebutuhan para anggotanya. Setahun kemudian, tepatnya pada tanggal 09 Juni 1979, Koperasi PUSAKA 78 mendapat pengesahan dari Departemen Koperasi dengan nomor badan hukum 485/BH/15. Berawal dari jumlah anggota sebanyak 47 orang, dengan  simpanan awal sebesar Rp.1000, koperasi yang sudah berjalan selama lebih dari 34 tahun tersebut, kini sudah beranggotakan 1.125 orang, dan mempunyai omset sekitar lebih dari  27 Milyar ( berdasarkan harta aktiva dan passiva ), sebuah nilai omset yang fantastis bagi sebuah badan usaha berbentuk koperasi. Awalnya koperasi tersebut hanya beranggotakan karyawan UNION, namun Karena pengelolaan managemen yang tepat, ahkirnya banyak mengundang minat dari pihak luar UNION untuk bergabung sebagai anggota, beberapa kalangan tersebut berasal dari Instansi ,swasta, dan beberapa perusahan minyak dan gas, perusahaan mining (batubara) beserta para sub kontraktornya.

Selayaknya sebuah badan usaha yang berbentuk koperasi, maka pimpinan managemen tertinggi di sebut sebagai Ketua Umum, dan jabatan tersebut saat ini diisi oleh Bapak Ary Retmono, beliau merupakan salah satu staff di CHEVRON. Setiap tahunnya koperasi PUSAKA 78 melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT), yaitu pelaporan aktivitas selama setahun dengan menitik beratkan pada pencapaian proyeksi dan pembagian Sisa Hasil Usaha ( SHU), pada rapat tersebut biasanya di hadiri oleh beberapa tamu undangan yang terdiri dari Dinas Perindustrian Dagang dan Koperasi (DISPERINDAGKOP), Pemkot Balikpapan, beberapa perwakilan koperasi lain dan Notaris, dan demi bias menampung keseluruhan peserta rapat maka tempat yang biasa di pergunakan adalah aula Hotel atau audiotorium.

Seiring perjalanan waktu Koperasi PUSAKA 78 sudah memiliki 4 unit bidang usaha, yaitu Unit Simpan Pinjam, Unit Perniagaan dan Jasa, Unit Swalayan dan 2 Unit Biro Perjalanan Wisata berstatus IATA agent. Yang di maksud IATA agent adalah, sebuah biro perjalanan yang diberi wewenang dalam hal reservasi dan ticketing internasional.Unit-unit tersebut berdiri sendiri dalam artian berada di gedung yang terpisah dan bersifat permanen (tidaksewa). Tiap unit dipimpin oleh seorang manager yang di pilih melalui seleksi pihak managemen dan pengurus koperasi.Walaupun berbentuk koperasi, dalam hal pemenuhan hak dan kewajiban karyawannya yang berjumlah 68 orang.Koperasi PUSAKA 78 berpedoman pada undang-undang Ketenaga kerjaan seperti pembayaran upah berdasarkan standard UMR, pemberian seragam kerja, jaminan kesehatan (JAMSOSTEK).Dan setiap karyawan di daftarkan kepada Dirjen Pajak, sehingga masing-masing karyawan mempunyai kartu NPWP.

Bentuk sosialisasi dari itu semua tertuang di peraturan perusahaan yang di cetak dalam bentuk buku kemudian didistribusikan kepada setiap karyawan, yang sebelumnya sudah mendapat pengesahan dari pihak dinas tenaga kerja kota Balikpapan, dengan tembusan kepada Walikota dan Kepala Dinas Tenaga Kerjadan Transmigrasi.

Berdasarkan prestasi yang sudah di capai, dalam bidang pengembangan sebuah badan usaha berbentuk Koperasi, maka tidak heran jika Departemen Koperasi pusat, memberikan penghargaan kepada Koperasi PUSAKA 78 sebagai koperasi terbaik se-Indonesia. Bahkan Koperasi PUSAKA 78 merupakan koperasi percontohan industri di Kalimantan Timur, khususnya kota Balikpapan, hingga tidak jarang, pihak managemen menerima kunjungan studi banding dari luar kota bahkan luar provinsi, di samping itu PUSAKA 78 di jadikan tujuan riset para akademisi di bidangEkonomi.

Berikut adalah beberapa penghargaan yang sudah di terima oleh Koperasi PUSAKA78

Ø  TINGKAT NASIONAL.
Tahun1981 :Koperasi Harapan (tahun I).
Tahun1988 :KoperasiTerbaik I.
Tahun1989 :KoperasiTeladan (tahun I).
Tahun1994 :KoperasiTeladanUtama (tahun I).
Tahun1999 :KoperasiBerprestasi.

Ø  TINGKAT PROPINSI KALIMANTAN TIMUR.
Tahun1980 :KoperasiTerbaik.
Tahun1987 :Koperasi Teladan..
Tahun1989 :Koperasi TeladanUtama.
Tahun1997 :Koperasi Teladan.

Ø  TINGKAT KOTA BALIKPAPAN.
Tahun1989 :Koperasi TeladanUtama.
Tahun2000 :Koperasi Berprestasi.
Tahun2001 :Koperasi Berprestasi Bid. SimpanPinjam.
Tahun2002 :Koperasi Berprestasi Pelayanan Terbaik Tk. Nasional.
(Penghargaan Hari Jadike 105 Kota Balik papan).
Tahun2010 :Koperasi Berprestasi Tahun 2010
Tahun2011 :Koperasi Berprestasi Kategori Unit Perdagangan

Dengan benar-benar menjalankan prinsip kewirausahaan Koperasi yaitu suatu sikap mental positif  dalam berusaha secarak operatif, dengan mengambil prakarsa inovatif serta keberanian mengambil  risiko  dan berpegang teguh pada prinsip identitas Koperasi, dalam mewujudkan terpenuhinya kebutuhan nyata serta peningkatan kesejahteraan bersama, sudah mengantarkan sebuah hasil yang membanggakan bagi Koperasi PUSAKA 78

2.3   CONTOH KOPERASI YANG  SUKSES DI INDONESIA

Koperasi merupakan soko guru perekonomian Indonesia, ada beberapa contoh koperasi yang sukses dalam menjalankan prinsip- prinsip koperasi dah tujuan umum koperasi. Contohnya antara lain :

A.     Koperasi yang Sukses Kelola Pasar

Pasar Ritel dan Pasar Buah Jakabaring yang dikelola koperasi merupakan satu contoh sukses pengembangan pasar tradisional.Meski aktivitas Pasar Buah dan Ritel Jakabaring mulai dipenuhi pengunjung pada pukul 19.00 hingga subuh, kedua pasar yang terletak di kawasan Jakabaring, Palembang tersebut sangat berarti bagi Pemerintah Kota Palembang karena dapat menggerakkan perekonomian rakyat.

Selama ini koperasi tersebut telah memiliki karyawan sekitar 50 orang dan anggota 300 pedagang buah, dari jumlah itu, 120 anggotanya telah menempati kios di Pasar Buah. Selain kopeari ini juga memberikan cicilan murah,  juga membantu untuk mendapat pinjaman dana dari perbankan.Pasar  Tradisional Berkonsep Modern Kunci  sukses program ini, katanya, terletak pada keseriusan Pemkot dan koperasi untuk terus mengembangkan pasar tradisional yang berkonsep modern.  
B.     Sukses Koperasi Simpan Pinjam Sukma Mulya
Koperasi Kusuma Mulya Semarang Bermodal awal 10 jutaan sekarang sudah memiliki aset ratusan juta. Koperasi Simpan Pinjam Kusuma Mulya Semarang di dirikan pada tahun 2000, dengan modal awal 10 juta rupiah, dengan jumlah anggota sebanyak 40 orang.
Koperasi Kusuma Mulya pada awalnya hanya bergerak di bidang simpan pinjam. Pada tahun 2007 Koperasi mengadakan Rapat Anggota Tahunan dengan agenda penyampaian laporan pertanggung jawaban pengurus koperasi masa bhakti 2004 – 2007 dan pemilihan pengurus koperasi yang baru.Rapat Anggota Tahunan, memutuskan bahwa rapat menerima laporan pertanggung jawaban pengurus koperasi masa bhakti 2004-2007. Selanjutnya rapat memilih pengurus koperasi masa bhakti 2007 -2010 melalui pemungutan suara. Hasil voting yang terpilih menjadi pengurus koperasi adalah Ketua AgusSantosa.SE Sekretaris Rokhayati Bendahara Iria Wati.SE, Dewan Pengawan Pratiknya SH dan Saino.
C.     Sukses Koperasi Karyawan Indosat (Kopindosat)
Berdiri pada 15 Agustus 1984, dengan jumlah anggota sebanyak ± 800 orang dengan modal awal dari iuran anggota yang berasal dari alokasi bonus karyawan.
Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Kantor Wilayah Departemen Koperasi DKI Jakarta Tentang Pengesahan Koperasi Sebagai Badan Hukum No. 111/BLK/1984 tanggal 30 Nopember 1984Tahun 2004 tepatnya tanggal 2 Maret, terjadi penggabungan (amalgamasi) antara Kopindosat dengan Koperasi Antariksa yang merupakan Koperasi Pegawai PT. Satelindo, seiring dengan proses merger PT. Satelindo dengan PT. Indosat, Tbk.
Melalui penggabungan tersebut, jumlah anggota Kopindosat bertambah menjadi ± 4000 orang
.
Koperasi dikatakan sukses apabila didukung 3 kriteria koperasi sukses yakni : organisasi permodalan yang cukup,ada usaha didalamnya dan memantapkan koperasi sebagai pilar ekonomi rakyat dalam tatanan perekonomian yang demokratis dan berkeadilan


Ø 

Tingkat Bunga Deposito 1 Bulan Tahun 1990 – 1998

Suku bunga simpanan berjangka 1 bulan  pada tahun 1990-1998  bersifat fluktuasi dan suku bunga atau tinggkat deposito tertinggi dicapai oleh bank pemerintah daerah pada tahun 1998 sebesar 42,05 dan terendah dicapai oleh bank persero pada tahun 1993 sebesar 8,25 .

Ø  Tingkat Bunga Deposito 1 Bulan Tahun 1999 – 2005
Suku bunga simpanan berjangka 1 bulan pada tahun 1999-2005 tertinggi di dominasi pada tahun 2001 dan terendah pada tahun 2004 pada kelompok bank yang berbeda diantaranya Bank Pemerintah Daerah , Bank swasta Nasional,Bank asing dan campuran dan Bank umum.
Ø 

Tingkat Bunga Deposito 1 bulan pada tahun 2006 - 2009

Tingkat suku  bunga simpanan berjangka 1 bulan tertinggi di dominasi pada tahun 2008 dan terendah 2009.

Ø  Tingkat Bunga Deposito 2010-2013


Pada tahun 2010 – 2013 Tingkat suku bunga simpanan berjangka 1 bulan ,tertinggi di capai pada bank swasta nasional dengan tingkat bunga 8,53 pada tahun 2013, dan terendah dicapai pank asing dan campuran dengan tingkat bunga senilai 5,00 pada tahun 2011.


Sumber : 

1 comment:


  1. SOLUSI MUDAH, CEPAT LUNASI UTANG ANDA, TANPA PERLU RITUAL, WIRIDAN, PUASA DLL.
    Anda tak perlu ragu harus tertipu dan dikejar hutang lagi,
    Kini saya berbagi pengalaman sudah saya rasakan dan buktikan, Atas bantuan pak ustad Insyaallah dengan bantuan dana hibah ghaibnya, semua masalah Ekonomi dan hutang saya terselesaikan dengan cepat. untuk konsultasi tata caranya silahkan >>>>>>>>KLIK SOLUSI TEPAT DISINI<<<<<<<<<
    karna nmr hp pak ustad tdak bisa di publikasikan sembarangan. terima kasih...

    ReplyDelete